https://ojs.stkip.ypupmks.ac.id/index.php/jome/issue/feedSIAMASEI: Journal of Mathematic Education2025-12-05T12:58:02+07:00LPPM STKIP YPUP Makassarlppm.stkipypup17@gmail.comOpen Journal Systems<p><strong>SIMASEI: Journal of Mathematic Education</strong> adalah jurnal akademik yang diterbitkan oleh LPPM STKIP YPUP Makassar. Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil penelitian dan kajian ilmiah di bidang pendidikan matematika. SIMASEI bertujuan untuk menjadi wadah diskusi ilmiah bagi akademisi, peneliti, guru, dan praktisi pendidikan matematika. Artikel yang dimuat mencakup berbagai tema, seperti inovasi pembelajaran matematika, teknologi dalam pendidikan matematika, strategi pembelajaran, pengembangan kurikulum, dan evaluasi pembelajaran.</p> <p><span style="font-size: 0.875rem;"><strong>SIMASEI: Journal of Mathematic Education</strong> diterbitkan secara berkala dengan frekuensi 2 kali dalam setahun (November dan Mei). Jurnal ini menerima artikel dalam bahasa Indonesia atau Inggris. Dengan fokus pada kemajuan dan inovasi dalam pendidikan matematika, jurnal ini menjadi platform penting untuk berbagi pengetahuan dan praktik terbaik di bidangnya.</span></p> <p><span style="font-size: 0.875rem;"><strong>SIMASEI: Journal of Mathematic Education</strong> memberikan akses gratis kepada para penulis dan pembaca. Tidak ada biaya publikasi artikel (Article Processing Charge/APC) maupun biaya pengunduhan artikel. Kebijakan ini diambil untuk mendukung terbukanya akses ilmu pengetahuan bagi semua kalangan dan mendukung kolaborasi ilmiah tanpa batasan finansial.</span></p>https://ojs.stkip.ypupmks.ac.id/index.php/jome/article/view/199PENINGKATAN HASIL PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA PADA MATERI PERBANDINGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NHT DENGAN PENDEKATAN PROBLEM POSING PADA KELAS VII SMP YP PGRI 4 MAKASSAR 2025-07-23T09:22:58+07:00Lea Hermelina Metengunleametengun@gmail.comNur Asrawati nurasrawatyypup@gmail.comAbdul Hadi abdulhadi03076@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematis siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan pendekatan Problem Posing. Penelitian ini telah dilakukan di SMP YP PGRI 4 Makassar dengan jenis penelitian yaitu “Penelitian Tindakan Kelas”. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari empat pertemuan pada siklus I dan empat pertemuan pada siklus II. Instrumen yang digunakan adalah tes pemahaman konsep, angket respon siswa dan lembar observasi kegiatan guru. Data hasil tes, angket respon, dan observasi dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif yang diperkuat dengan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP YP PGRI 4 Makassar yang berjumlah 20 orang siswa. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa setelah diberikan tindakan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan pendekatan Problem Posing kemampuan pemahaman konsep siswa kelas VII SMP YP PGRI 4 Makassar mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II. Hal ini ditunjukan dari nilai rata-rata pada siklus I yaitu 58,85 dengan ketuntasan 20%, standar deviasi 13,73. Persentase rata-rata keterlaksanaan aktivitas guru yaitu 85,71% dan respon siswa adalah 76%. Dan pada siklus II nilai rata-rata meningkat menjadi 79,05 dengan ketuntasan menjadi 85% dengan standar deviasi 7,41. Persentase rata-rata aktivitas guru yaitu 100% dan respon siswa adalah 97%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dengan pendekatan Problem Posing dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa pada materi perbandingan. </p>2025-11-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 SIAMASEI: Journal of Mathematic Educationhttps://ojs.stkip.ypupmks.ac.id/index.php/jome/article/view/205ANALISIS KEMAMPUAN PEMAHAMAN NUMERASI SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH OPERASI HITUNG ALJABAR PADA SISWA KELAS VI UPT SPF SDN KAPASA 2025-07-23T20:00:45+07:00Serinaserinanina1503@gmail.comNurfaida Tasninurfaida.tasni@unm.ac.idSitti Fatimah S. Siratesittifatimahssirate@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman numerasi siswa dalam memecahkan masalah operasi hitung aljabar di kelas VI UPT SPF SDN Kapasa. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek sebanyak 19 siswa. Instrumen penelitian berupa tes tertulis (tes awal dan akhir) serta pedoman wawancara. Berdasarkan tes awal, siswa dikategorikan ke dalam tiga tingkat kemampuan: tinggi 4 orang, sedang 7 orang, dan rendah 8 orang. Masing-masing kategori diwakili oleh satu siswa untuk mengikuti tes akhir dan wawancara semi terstruktur. Analisis data mengacu pada indikator numerasi dari Gerakan Literasi Nasional (2017): penggunaan angka dan simbol, analisis informasi, serta penafsiran hasil untuk pengambilan keputusan. Hasil menunjukkan bahwa kemampuan numerasi awal berkorelasi dengan hasil akhir. Siswa dengan kemampuan tinggi dapat memahami soal, menerapkan konsep, dan menyelesaikan soal aljabar dengan tepat. Siswa kategori sedang memahami konsep dasar tetapi mengalami kesulitan pada soal yang memerlukan pemikiran kritis. Siswa kategori rendah menunjukkan kesulitan signifikan dalam memahami konsep dan perhitungan. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan numerasi awal memengaruhi keberhasilan dalam menyelesaikan masalah aljabar, serta menekankan pentingnya strategi dan pendekatan pembelajaran yang adaptif untuk peningkatan numerasi, terutama bagi siswa dengan kemampuan rendah.</p> <p> </p>2025-11-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 SIAMASEI: Journal of Mathematic Educationhttps://ojs.stkip.ypupmks.ac.id/index.php/jome/article/view/225Peningkatan pemahaman matematika siswa pada materi operasi pecahan dengan pendekatan realistik mathematics education RME Di Kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan kapal 1 2025-08-04T11:05:14+07:00Alsen Kalamalsenkalam@gmail.comMulyatimulyatiypup@gmail.comAbdul Hadiabdulhadi03076@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman matematika siswa pada kelas V UPT SPF SD Inpres Galangan Kapal 1 pada materi operasi pecahan melalui pendekatan Realistic Mathematics Education (RME). Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan pembelajaran dan satu kali tes akhir siklus. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas V pada semester genap tahun ajaran 2024/2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tes hasil belajar, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan RME secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa terhadap operasi pecahan. Rata-rata nilai hasil belajar siswa pada siklus I adalah 61,32 dan meningkat menjadi 80,73 pada siklus II. Selain itu, persentase ketuntasan belajar secara klasikal juga meningkat dari 22, 73% pada siklus I menjadi 86,36% pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan pendekatan RME berdampak dalam membantu siswa memahami materi melalui konteks kehidupan sehari-hari, serta mendorong keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran. </p>2025-11-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 SIAMASEI: Journal of Mathematic Educationhttps://ojs.stkip.ypupmks.ac.id/index.php/jome/article/view/238Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Untuk Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Kelas V SDN 75 Bentang 2025-08-20T12:25:29+07:00Masita Subangmasitasubang05@gmail.comM. Rais Ridwan mraisridwan@yahoo.comNur Asrawatinurasrawatyypup@gmail.com<ul> <li>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengidentifikasi penerapan <br />model PBL yang dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep perkalian <br />pada siswa Sekolah Dasar Negeri 75 Bentang. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini<br />dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 38 siswa kelas V <br />SDN 75 Bentang. Objek penelitian ini adalah penerapan model Problem Based <br />Learning (PBL) untuk meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa. Teknik <br />pengumpulan data menggunakan tes dan lembar observasi. Instrumen tes untuk <br />mengukur pemahaman konsep siswa berupa tes akhir yang diberikan pada akhir <br />siklus I dan siklus II. Kemudian, lembar observasi untuk mengukur aktivitas guru <br />dan siswa. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. <br />Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil rata-rata kemampuan pemahaman <br />konsep perkalian siswa dari siklus I ke siklus II. Rata-rata nilai pemahaman konsep <br />perkalian siswa pada siklus I sebesar 66,736 meningkat menjadi 86,421 pada siklus <br />II. Kemudian, untuk pencapaian kriteria ketuntasan minimal pada siklus I diperoleh <br />33,62% siswa dengan nilai rata-rata minimal 75,00 dan pada siklus II sebesar <br />86,84%. Hasil penelitian tersebut menunjukkan penerapan model PBL dapat <br />meningkatkan pemahaman konsep perkalian siswa kelas V SDN 75 Bentang.</li> </ul>2025-11-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 SIAMASEI: Journal of Mathematic Educationhttps://ojs.stkip.ypupmks.ac.id/index.php/jome/article/view/262Penerapan Model Pembelajaran Open Ended Problem Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas VII SMPN 3 Bontoramba2025-09-22T19:54:10+07:00Salmawatislmawatisyam@gmail.comSitti Fatimah Sangkala Siratesittifatimahssirate@gmail.comMulyatimulyatiypup@gmail.com<p>Penelitian ini telah dilaksanakan di SMPN 3 Bontoramba dengan jenis penelitian yaitu “Penelitian Tindakan Kelas” menggunakan Model Open-Ended Problem dengan subjek penelitian berjumlah 22 siswa. Penelitian ini dilaksanakan hanya dalam dua siklus karena pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan, yaitu ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal mencapai 85%. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan memberikan tes pada setiap akhir siklus dan melakukan observasi aktivitas guru dan siswa pada saat pembelajaran berlangsung menggunakan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif, yaitu: data kuantitatif diolah dengan mempresentasikan rata-rata nilai siswa. Berdasarkan hasil penelitian dalam proses pembelajaran dengan penerapan model pembelajaran Open Ended Problem diperoleh bahwa penerapan model Open Ended Problem dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi himpunan dan pecahan pada siswa kelas VII SMPN 3 Bontoramba yang ditandai dengan meningkatnya nilai rata-rata ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II yakni 68,18% menjadi 95,45% dan observasi aktivitas guru pada siklus I ke siklus II yakni 88,88% menjadi 94,44% dan observasi aktivitas siswa pada siklus I ke siklus II yakni 74,08% menjadi 87,04%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Open-Ended Problem ini dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa.</p>2025-11-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 SIAMASEI: Journal of Mathematic Educationhttps://ojs.stkip.ypupmks.ac.id/index.php/jome/article/view/239Analisis Koneksi Matematis Siswa SMP Melalui Kemampuan Literasi dan Numerasi di SMP Negeri 13 Makassar2025-08-20T12:27:53+07:00Putri Priscillanur504425@gmail.comMuhammad Nurhusainzein.alhusain@gmail.comAndi Tenriawarutenriawaru27@gmail.com<p><em>This study aims to analyze the level of mathematical connection of students of SMP Negeri 13 Makassar based on literacy and numeracy skills. The study used a descriptive qualitative approach with a phenomenological method. The subjects were six Grade VIIa students selected by purposive sampling, two students each in the high, medium, and low ability categories, based on the results of a mathematical connection test covering aspects of literacy and numeracy. Data were collected through essay tests based on real-life contexts, observations, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that students with high ability were able to fulfill most of the indicators of mathematical connection, such as connecting between mathematical concepts, relating mathematics to other disciplines, and applying them in everyday life. Students with medium ability were only able to fulfill some of the indicators, while students with low ability had difficulty in connecting concepts and applying mathematical knowledge in different contexts. The conclusion of the study confirms that literacy and numeracy skills play an important role in the formation of mathematical connections, so strengthening both aspects needs to be a focus in mathematics learning to improve the quality of students' understanding and problem-solving.</em></p>2025-11-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 SIAMASEI: Journal of Mathematic Educationhttps://ojs.stkip.ypupmks.ac.id/index.php/jome/article/view/270Pemodelan Matematika Efisiensi Cat: Perbandingan Tiga Jenis Cat pada Dinding Mushola2025-12-05T12:58:02+07:00Yudan Sudarmanysyoudan@gmail.comSaila Fikriyatunsllafytnaa@gmail.comDyna Nuraisyatul Hasanahhasnadynursa@gmail.comRaga Mutaaaliy Alfattahragamutaaaliy@gmail.comDepi Ardian Nugrahadepi@unsil.ac.id<p><em>This study aims to develop a mathematical model to analyze the efficiency of three different types of paint used on the walls of a small prayer room (mushola). The research focuses on comparing paint performance based on coverage area, required coating layers, material consumption, and cost-effectiveness. Data were obtained through direct measurement of painted wall surfaces, observation of paint absorption characteristics, and calculation of paint usage per square meter. A mathematical model was constructed using surface area formulas, proportional relationships of paint viscosity, and efficiency ratios to evaluate each paint type objectively. The model’s validation involved comparing theoretical predictions with actual field results to assess accuracy and applicability. Findings indicate that each paint type demonstrates distinct efficiency patterns influenced by texture, pigment density, and spreadability. The developed model provides a quantitative framework for determining which paint offers the most optimal balance between consumption and cost. This study contributes to practical decision-making in small-scale building maintenance, offering a systematic approach to selecting paint products based on measurable efficiency indicators. The model may also be applied to similar contexts requiring material-use optimization in building finishing.</em></p>2025-11-30T00:00:00+07:00Hak Cipta (c) 2026 SIAMASEI: Journal of Mathematic Education